Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/bandarharjosemar/public_html/common/define.php on line 129

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/bandarharjosemar/public_html/index.php on line 116
Bidang Pendidikan - Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja untuk Membangun Generasi Lebih Tangguh
Selamat Datang di Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara. Kami melayani dengan ikhlas, senyum, salam dan sapa
Youtube Instagram Facebook Twitter Tiktok

Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja untuk Membangun Generasi Lebih Tangguh

Kelurahan Bandarharjo, Semarang Utara Kota Semarang (1 Agustus 2025) - Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata Tematik 143 Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan  sosialisasi bertema “Membangun Kesadaran Kolektif untuk Pencegahan Kenakalan Remaja  Berbasis Nilai dan Dialog.” Kegiatan dilaksanakan di Posyandu RW 06 Kelurahan  Bandarharjo, Semarang Utara Kota Semarang dengan diikuti oleh 33 partisipan yang terdiri  atas ibu-ibu dan remaja dari lingkungan RW 06. 

Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat  mengenai pentingnya peran keluarga, hukum, dan lingkungan sosial dalam mencegah  kenakalan remaja. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu dan anak remaja sebagai aktor utama  dalam upaya pencegahan perilaku menyimpang di usia transisi tersebut. 

Kegiatan dibuka oleh mahasiswa KKN Tematik 143 UNDIP yang bertindak sebagai pembawa  acara. Setelah pembacaan doa, sambutan disampaikan oleh perwakilan RW 06. Dalam  sambutannya, pihak RW menyatakan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa KKN dalam  menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat setempat. 

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh empat narasumber dari  mahasiswa UNDIP. Materi pertama disampaikan oleh Nanda Maulana dengan judul “Kontrol  Media Sosial dan Gadget bagi Anak dan Remaja.” Dalam paparannya, Nanda menyampaikan  bahwa penggunaan media sosial dan gadget yang tidak terkontrol dapat menjadi pintu masuk  berbagai pengaruh negatif yang memicu kenakalan remaja. Ia juga menekankan pentingnya  pendampingan orang tua dalam membatasi akses digital secara bijak. 

Materi kedua disampaikan oleh Dimas Adjie R. yang membahas “Konsekuensi Hukum pada  Kenakalan Remaja.” Dimas menjelaskan bahwa tindakan menyimpang yang dilakukan oleh  remaja tetap memiliki konsekuensi hukum, meskipun pelaku tergolong anak di bawah umur.  Ia juga menyampaikan pentingnya edukasi hukum kepada remaja sebagai langkah preventif  agar tidak terjerat masalah hukum.

Selanjutnya, materi ketiga dibawakan oleh Rizkia Najwa dengan topik “Keadilan Restoratif  pada Tindak Pidana Anak.” Rizkia menjelaskan bahwa sistem peradilan anak di Indonesia

menganut prinsip keadilan restoratif, yakni pendekatan hukum yang lebih mengutamakan  pemulihan hubungan sosial daripada hukuman semata. Ia menekankan bahwa pendekatan ini  lebih sesuai diterapkan pada pelaku anak agar tetap memperoleh perlindungan dan pembinaan  yang layak. 

Materi keempat sekaligus terakhir disampaikan oleh M. Farel Ghazy dengan tema “Remaja  dan Ibu Kawal Aksi Sehat (REKAT).” Materi ini menyoroti pentingnya komunikasi dua arah  antara orang tua dan anak remaja. Ghazy menjelaskan bahwa hubungan yang terbuka dan saling  percaya dapat mencegah konflik internal dalam keluarga dan mengurangi risiko perilaku  menyimpang. Ia juga mendorong orang tua untuk aktif membangun ikatan emosional yang  sehat dengan anak-anak mereka. 

Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan partisipasi dari beberapa ibu dan remaja. Peserta  terlihat antusias menyampaikan tanggapan dan pertanyaan terkait materi yang disampaikan.  Salah satu tanggapan datang dari Ibu Totok, perwakilan RW 06, yang menyampaikan bahwa  kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi sosial masyarakat di RW 06. 

“Saya sangat berterima kasih kepada adik-adik KKN karena sudah membantu dalam kegiatan  sosialisasi ini, terutama dalam pencegahan kenakalan remaja. Dimana pencegahan kenakalan  remaja ini sangat bermanfaat untuk remaja, khususnya untuk wilayah RW 06, karena merupakan salah satu permasalahan utama di lingkungan kami. Saya sangat berharap materi materi yang disampaikan adik-adik KKN dapat menjadi pondasi penguat bagi remaja dan orang  tua di RW 06 agar lebih memahami pentingnya pencegahan dan dampak dari kenakalan  remaja,” ujar Ibu Totok. 

Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan ditutup dengan penyerahan kesan dan pesan dari  peserta, ucapan terima kasih dari tim pelaksana, serta sesi dokumentasi. Para peserta  menyatakan harapannya agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan  menyasar lebih banyak remaja dan keluarga. 

Kegiatan ini merupakan hasil dari serangkaian persiapan mahasiswa KKNT 143 UNDIP, yang  dimulai sejak awal Juli 2025 yang dilaksanakan secara kolaboratif antara mahasiswa dengan  perangkat RW dan kader PKK setempat. Melalui program ini, mahasiswa KKNT 143 UNDIP  menunjukkan kontribusinya dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat melalui pendekatan edukatif. Pendekatan multidisiplin yang digunakan menyampaikan informasi serta  mendorong dialog, kesadaran nilai keluarga, serta penguatan hubungan sosial antara orang tua  dan anak remaja. 

Kegiatan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja ini diharapkan mampu menjadi salah satu  langkah awal yang konkret dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman, sehat, dan  inklusif bagi tumbuh kembang generasi muda di wilayah RW 06. 

kel_bandarharjo